Creating Community
with Media
Tema ini mengemukakan adanya kemungkinan regenerasi
masyarakat melalui bentuk komunikasi yang dimediasi. Bab ini menelusuri
hubungan antara media (baru) dan masyarakat. Adanya beberapa aspek
positif dan negatif tentang media di dalam masyarakat. Di dalam materi
ini juga kita akan mengenal tentang Virtual Community. Penasaran? Pertama
kita akan membahas tentang aspek positif dan negatif adanya media di dalam
masyarakat.
Aspek positif: Teknologi
komunikasi baru ini, dikatakan, akan menghapus ketidaksetaraan dan kejahatan
dalam masyarakat. Pendidikan akan meningkat dengan pesat, warga akan menjadi peduli
dan aktif, perdagangan, di bawah ekonomi baru akan berkembang. Selain itu
Perkembangan teknologi informasi saat ini, Internet, mengarahkan sejarah
teknologi pendidikan pada alur yang baru. Layanan online dalam pendidikan pada
dasarnya adalah memberikan pelayanan pendidikan bagi pengguna (mahasiswa)
dengan menggunakan internet sebagai media. Layanan online ini dapat terdiri
dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti : pendaftaran,
test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian,
penilaian, diskusi, pengumuman, dll. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan
teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal
waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan media internet sangat dimungkinkan untuk
melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk r(waktu nyata)
atau tidak. Dalam bentuk dapat dilakukan
misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video,
dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list,
discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara diatas interaksi
dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%.
Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga
diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk
presentasi di web dan dapat di download oleh siswa.
Aspek negatif: Selama Zaman
Keemasan dari radio, misalnya, media yang berjanji untuk membawa budaya ke
dalam ruang yang sangat hidup, kemudian, televisi ditakdirkan untuk mengubah
pendidikan. Kedua media tersebut sama-sama dikhawatirkan akan menjadi sebuah
alat potentional untuk propaganda politik, televisi dan film, apalagi, diduga
mampu merusak tatanan masyarakat, deformasi pikiran muda dan merendahkan
warisan budaya. Sebagian besar klaim tersebut, pada awalnya, memiliki sedikit
landasan dalam bukti, dan ketika studi sistematis dan ekstensif akhirnya
dilakukan hasilnya adalah yang terbaik dan beragam.
Selanjutnya, bagi kalian yang kurang memahami tentang virtual
community, demikian penjelasanya.
KOMUNITAS
VIRTUAL
Secara umum arti virtual adalah “yang tidak nyata,
maya”.
Komunitas virtual adalah kumpulan atau sekelompok
orang yang muncul berdasarkan adanya kepentingan yang sama oleh berbagai pihak
dan timbulnya interaksi secara berkesinambungan oleh pihak-pihak yang terlibat
dalam komunitas tersebut.
Komunikasi virtual atau virtual communication adalah
komunikasi (proses penyampaian dan penerimaan pesan) menggunakan (melalui)
cyberspace / ruang maya yang bersifat interaktif. Komunikasi virtual tidak
dapat lepas dari sebuah media internet yang menggunakannya sebagai alat
komunikasi. Disini terlihat adanya peralihan gaya atau kebiasaan manusia dalam
berkomunikasi menyampaikan informasi dengan sesamanya. Dikatakan begitu karena
saat ini manusia tidak perlu lagi berkomunikasi pada waktu, tempat yang sama. Nampaknya
melalui komunikasi virtual saat ini, hambatan – hambatan yang ada terdahulu
seperti jarak, waktu, biaya, serta kesulitan lainnya dapat teratasi. Hal ini
dikarenakan internet sebagai media komunikasi virtual tidak terbatas ruangnya
sehingga masyarakat luas dapat menyampaikan informasi kemana saja, dan ke siapa
saja. Dalam komunikasi virtual, memungkinkan seseorang berinteraksi tetapi
sebenarnya mereka tidak berada secara wujud di tempat itu.
MANFAAT DARI
KOMUNITAS VIRTUAL
- · Bermain musik di dunia virtual
- · Musik merupakan hal yang tak asing lagi untuk di perbincangkan. Semua orang yang normal pasti suka mendengarkan ataupun hampir semua orang pernah memainkan alat musik.
- · Bermain musik di dunia virtual secara sederhana dapat dengan mudah dipelajari.Dengan membunyikan tuts-tuts nada dan menghapal nya,atau kita dapat memainkan lagu sesuai dengan irama sebagai mana aslinya di dunia nyata.
- · Komunikasi bisa terjalin dengan baik
- · Karena kesibukan masing-masing maka komunitas virtual bisa berkomunikasi dengan lancar melewati internet.
- · Dengan ditemukannya berbagai teknologi oleh para penciptanya, maka kehidupan manusia saat ini sudah banyak dimudahkan.
- · Sharing pengetahuan, pengalaman, dll.
- · Dari pertemuan dalam dunia maya, banyak pengetahuan yang diperoleh.
- · Pebisnis dapat mengiklankan produknya dan bahkan melakukan transaksi melalui komunitas ini.
- · Komunikasi yang terjadi, tidak menggunakan biaya yang mahal, untuk mendapatkan informasi yang banyak.
- · Menemukan teman/relasi baru, bahkan sebagai biro jodoh
DAMPAK & KONSEKUENSI PENGGUNAAN TEKNOLOGI DAN
INFORMASI
Konsekuensi jangka panjang didefinisikan sebagai hasil
yang diperoleh dimasa datang, seperti peningkatan fleksibilitas, merubah
pekerjaan atau peningkatan kesempatan bagi pekerjaan yang lebih berarti. Untuk
mengetahui pengaruh faktor konsekuensi jangka panjang dengan pemanfaatan
teknologi informasi Thompson et al (1991) mengembangkan enam instrumen yaitu:
1. Menggunakan teknologi informasi menjadikan
pekerjaan lebih menantang
2. Menggunakan teknologi informasi akan meningkatkan
kesempatan untuk mendapatkan tugas yang lebih disukai dimasa mendatang.
3. Menggunakan teknologi informasi membuat pekerjaan
lebih bervariasi
4. Menggunakan teknologi informasi akan meningkatkan
kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih penting sehingga dapat
menerapkan kemampuan yang dimiliki
5. Menggunakan teknologi informasi akan meningkatkan
kesempatan untuk melakukan tugas yang berbeda
6. Menggunakan teknologi informasi dapat meningkat kesempatan
untuk meraih posisi yang lebih baik.
Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Beatty (1986
dalam Thai Fung Jin, 2002) menemukan hubungan positif yang kuat antara
konsekuensi jangka panjang dengan pemanfaatan teknologi informasi. Thompson et
al (1991) juga menemukan hasil yang sama. Terdapat beberapa pengecualian pada
beberapa individu yaitu motivasi untuk mengadosi dan menggunakan teknologi
informai mungkin berhubungan lebih banyak dengan perencanaan pada masa datang
daripada menunjukkan kebutuhan sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar