Rabu, 12 Maret 2014

Tugas I
Teknologi Komunikasi





  


Anggota :
1.      Aktif Budi Setyawan         F1C012018
2.      Desy Wulandari                 F1C012025
3.      Burhan Islami A                  F1C012026





JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN




A.    Definisi Teknologi Komunikasi
-          Kata teknologi berasal dari bahasa latin yang berakar dari kata texere, yang artinya menyusun atau membangun. Pengertian teknologi tidak dapat dibatasi hanya pada penggunaan peralatan mesin, meskipun dalam arti sempit dalam percakapan sehari-hari istilah tersebut sering digunakan.
-          Teknologi adalah “a design for instrumental action that reduces the uncertainty in cause-effect relationships nvolve in achieving a desired outcome” (Roger, 1983). Teknologi meupakan sebuah seperangkat untuk membantu aktivitas kita dan dapat mengurangi ketidakpastian yang disebabkan oleh hubungan sebab akibat yang melingkupi dalam mencapai suatu tujuan.
-          Pengertian komunikasi menurut beberapa pakar seperti menurut Josef A. Devito (2000), komunikasi adalah “ The process of sending and receiving message between two person or among a small group of person, with some effect and some immediate feed back” atau proses penyampaian dan penerimaan pesan di antara dua orang atau kelompok kecil, dengan efek dan feed back langsung.
-          Menurut Richard H.Blake komunikasi adalah “Is direct communication between two or more poeple in psyical proximity in which all of the five sense can be utilized and immediate feed back is present” atau komunikasi langsung anatara dua orang atau lebih dalam jarak fisik dengan kelima indera dapat digunakan dan feed back langasung ada didalamnya.
-          Menurut Frank E.X. Dance (1976) dalam bukunya “ Human Communication Theory” telah menginventarisasi 126 buah definisi tentang komunikasi yang diberikan berbagai ahli. Ternyata banyak sekali definisi komunikasi.
-          Teknologi komunikasi merupakan aspek yang sangat menentukan dalam masyarakat modern seperti USA, Jerman, Jepang dan sebagainy. Teknologi komunikasi diartikan sebagai perlengkapan hardware, struktur organisasi, dan nilai-nilai sosial dimana individu-individu mengumpulkan, memproses dan tukar-menukar informasi degna individu-individu lain. (Roger, 1986)






B.     Era Revolusi Komunikasi
Sebelum mengenal internet, banyak media komunikasi seperti media cetak, radio, film, televisi, komputer, sistem TV kabel, satelit, direct broadcasting system, teleprometer, teletex,dan sebagainya, telah diadopsi dan masuk ke seluruh penujuru dunia. Perlu disampaikan pula bahwa perkembangan peralatan untuk berkomnikasi telah ada sejak zaman prasejarah dengan menggambar du gua-gua sekitar 22.000 tahun sebelum masehi. Menurut Rogers (1986) ada empat era evolusi komunikasi manusia, yakni era writing, era printing, era telecommunication, dan era komunikasi interaktif.

Writing Era
I
4.000 SM
Orang Sumeria menulis pada tanah liat

1041
Di China, Pi Sheng menemukan alat cetak tulisan pada buku yang dapat bergerak

1241
Di Korea ditemukan jenis logam sebagai pengganti tanah liat

Printing Era
II
1456
Injil Gutenberg dicetak dengan jenis logam yang dapay bergerak dan sebuah hand press

1833
Sirkulasi media cetak pertama yang terkenal dengan “penny press” Vulgar, sensasional dan murah harganya 1 sen, New York Sun, 30.000 – 40.000 eks dapat dicetak

1839
Metode Praktik fotografi dikembangkan oleh Daguerre untuk mendukung surat kabat

Telecommuncation Era
III
1844
Samuel Morse mengirim pesan pertama dengan telegraf

1876
Alexander Graham Bell mengirim pesan pertama lewat kepada khalayak publik

1894
Gambar bergerak ditemukan dan film dipertontonkan kepada khalayak publik

1895
Guglielmo Marconi mengirim pesan melalui radio

1912
Lee de Forest menemukan tabung hampa udara

1920
KDKA, Radio pertama yang mengudara secara teratur, di Pittsburh

1933
Alat Televisi diperagakan oleh RCA

1941
Televisi komersil pertama

Interactive Communication Era
IV
1946
Mainframe komputer pertama yang bernama ENIAC oleh Universitas Pennsylvania, dengan 18.000 vacuum tube

1947
Ditemukan transistor di Bell Lab. Oleh Willan Shockey, John Bardeen, dan Walter Brattain

1956
Videotape dtemukan oleh perusahaan AMPEX, red Wood City, California

1957
Rusia meluncurkan satelit ruang angkasa, Sputnik

1969
NASA menerbangkan pesawat Rang Angkasa dengan mikrokomputer 3.000 lebih kecil dari ENIAC

1971
Ditemukan mikroprosesor, CPU (central Processing Unit) dengan semikonduktor berupa Chip oleh Ted Hoff pada Intel Corp, di Perusahaan mikroelektronik Silicon Valley

1975
Mikrokomputer pertama, Altair 8800

1975
HBO (home box office) mulai menyiarkan TV kabel

1976
Sistem teletext pertama digunakan oleh dua jaringan TV di Inggris BBC dan ITV

1977
Qube meluncurkan sistem interaksi TV kabel di Colombus, Ohio

1079
Sistem Videotext diluncurkan oleh British Post Office



C.    Karakteristik Sistem Komunikasi Manusia Akibat dari Teknologi Baru
Teknologi informasi dengan teknologi komunikasi sering diucapkan dalam suatu napas yang sama, karena pengertian yang terkandung pada masing-masing istilah memang saling berkaitan satu sama lain. Teknologi komunikasi menurut Rogers (1986) dirumuskan sebagai peralatan perangkat keras, struktur-struktur organisasional, dan nilai-nilai sosial dengan mana inidvidu mengumpulkan, mengolah, dan saling bertukar informasi dengan individu lain. Sedang teknologi informasi menurut Ely (1982) mencakup sistem-sistem komunikasi seperti satelit siaran langsung, kabel interaktif dua arah, penyiaran bertenaga rendah (low power broadcasting), komputer termasuk Personal Computer dan Note Book, serta televisi (VCD dan Video tape cassette) (Nasution,1989).
Datangnya teknologi komunikas baru, ditandai dengan meningkatknya jumlah dan berbagai macam teknologi (tahun 1980-an) yang berbasis pada teknologi elektronik. Yang lebih penting adalah “alam” atau nature bagaimana media baru tersebut berfungsi, terjadi pertukaran informasi from many to many. Alam interaktif jaringan (network) dan diduung peralatan seperti satelit. Hal tersebut ksangat berarti dalam studi komunikasi dengan datangnya teknologi komunikasi baru, atau setidaknya menjadi karian yang baru bagi ahli komunikasi untuk menetliti dan merumuskan kembali kemungkinan berubah paradigma lama tentang komunikasi dengna cara-cara yang “tradisional” menjadi pola komunikasi “bermedia” ang interaktif. Klasifikasi yang mungkin terjadi perubuahan adalah arus pesan mengalir dari besarnya audience, segmentasi, tingkat interaktifitas, tingkat asynchronicity (kemampuan untuk menyimpan), isyarat nonverbal, privasi dan kontrol arus komunikasi. (Rogers, 1986)
Karakterisitik sistem komunikasi manusia sebagai akibat teknologi komunikasi baru adalah : interactivity, kemampuan untuk “talk back” kepada penggunanya artinya komponen teknologi elektronik yang ada memungkinan adanya komunikasi dengna medianya secara autamatic atau mechanical reaction, dan atau memungkinkan terjadi komunikasi interpersona melalui media atau ‘ machine assited interpersonal communication’. Makna interaktif yang pertama lebih sebagai reaksi mekanik yang terpogram di media, dan makna interaktif yang kedua mengandung artian mutual responsif yang lebih bertendensi pada human response yang didalamnya terdapat berbagai kemampuan eperti kecakapan untuk mendengan, terus-menerus, dan kecakapan intelegensi dalam merespon pesan yang disampaikan. Interactivity yang dimaksud adalah kualitas dari sistem komunikasi seperti perilaku komunikas yang diaharapkan, keakuratan, lebih efektif, dan lebih menyenangkan bagi para komunikan dalam proses komunikasi. Meskipun dengan adanya teknologi komunikasi baru yang bersifat interaktif, namun faktor individu yang aktif menentukan mau interakti atau tidak.







DAFTAR PUSTAKA

Noegroho Agoeng. 2009. Teknologi Komunikasi. Purwokerto: Graha Ilmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar